Panduan Lengkap 3 Jenis SEO dan Cara Kerjanya untuk Pemula

Penulis Editor Inori
Diterbitkan pada: 26 Jun, 2025
3 Jenis SEO dan Cara Kerjanya
Bagikan:

Pernahkah Anda cari tahu mengapa ada website yang selalu muncul di halaman pertama Google, sedangkan yang lain tenggelam di halaman belakang? Jawabannya ada pada strategi SEO yang mereka gunakan. Tapi tahukah Anda kalau SEO itu punya beberapa jenis yang berbeda, dan masing-masing punya cara kerja tersendiri? Nah, di sinilah penting untuk mengetahui 3 jenis SEO dan cara kerjanya agar website Anda bisa bersaing di mesin pencari Google.

Strategi SEO (Search Engine Optimization) bukan hanya menambahkan kata kunci ke dalam artikel. Ada strategi teknis, konten yang relevan, dan juga aktivitas di luar website yang semua saling mendukung. Ketiga jenis SEO ini adalah SEO Google (SEO Umum/Organik), SEO Lokal (Local SEO), SEO Teknis (Technical SEO). Masing-masing jenis SEO punya peran penting dan saling melengkapi dalam meningkatkan performa situs. Melalui artikel ini, kita akan membahas bagaimana ketiga jenis SEO ini bekerja.

3 Jenis SEO dan Cara Kerjanya

Sebelum Anda menggunakan strategi SEO yang tepat, penting untuk mengetahui bahwa SEO bukanlah satu pendekatan tunggal. Ada tiga jenis utama SEO yang perlu Anda pahami untuk membantu website Anda tampil maksimal di hasil pencarian Google. Berikut adalah 3 jenis SEO dan cara kerjanya.

1. SEO Google (SEO Umum/Organik)

SEO Google atau SEO Organik adalah jenis SEO yang paling sering digunakan. Fokus utama SEO Google adalah membantu website Anda tampil di hasil pencarian organik Google (tanpa menggunakan iklan berbayar). Strategi SEO ini menggunakan penggunaan kata kunci yang relevan, penulisan konten berkualitas, penggunaan heading, internal link, hingga optimasi gambar pada website.

Baca juga:  Ketahui Teknik Black Hat SEO dan Apa Saja Risikonya

Cara kerjanya: SEO Google bekerja dengan cara menyesuaikan konten website dengan algoritma mesin pencari Google. Semakin relevan dan bermanfaat konten Anda, semakin besar juga peluangnya untuk berada di halaman pertama. Google menggunakan berbagai faktor untuk menilai halaman Anda, seperti kualitas konten, struktur halaman, kecepatan loading, dan banyak lagi.

Contoh penggunaan SEO Google: menulis artikel yang mengandung kata kunci yang sedang banyak dicari oleh pengguna internet, seperti โ€œcara menaikkan berat badan secara alamiโ€ atau โ€œtips menggunakan remot AC yang benarโ€.

2. SEO Lokal (Local SEO)

SEO Lokal adalah strategi SEO yang dirancang khusus untuk bisnis yang ingin menjangkau audiens di lokasi geografis tertentu. Cocok untuk bisnis seperti restoran, bengkel, hotel, atau jasa lokal lainnya. Dengan menggunakan strategi SEO Lokal, bisnis Anda bisa lebih mudah ditemukan oleh pengguna internet yang relevan.

Cara kerjanya: SEO Lokal akan mengoptimalkan informasi bisnis Anda agar tetap relevan dengan pencarian berbasis lokasi. Salah satu langkah utama dari SEO lokal adalah mengoptimalkan Google Business Profile (sebelumnya Google My Business), mencantumkan alamat, jam operasional, dan nomor kontak. Ulasan positif dari pelanggan juga menjadi salah satu faktor penting dalam strategi SEO Lokal. Jadi pastikan kalau bisnis Anda mendapatkan ulasan positif dari pelanggan.

Contoh: Ketika seseorang mencari โ€œtukang bangunan terdekatโ€ atau โ€œrental mobil Jakartaโ€, maka Google akan menampilkan bisnis yang paling relevan dan terdekat dari lokasi pencari.

3. SEO Teknis (Technical SEO)

SEO Teknis lebih berfokus pada bagian โ€œdalamโ€ dari website Anda. Bukan pada konten websitenya, tapi pada struktur, kecepatan, keamanan, dan bagaimana situs Anda dapat diakses oleh mesin pencari Google. Hal ini adalah fondasi penting yang memastikan mesin pencari Google dapat menjelajahi dan mengindeks halaman website Anda dengan cara yang mudah.

Baca juga:  SEO dan User Experience Duo Andalan untuk Ranking Teratas!

Cara kerjanya: Technical SEO mencakup hal-hal seperti memperbaiki struktur URL, membuat sitemap XML, mempercepat waktu loading halaman, menggunakan HTTPS, memperbaiki error 404, serta membuat website Anda mobile-friendly. Semakin bagus aspek teknis ini, semakin mudah mesin pencari memahami dan menampilkan konten Anda dengan baik.

Contoh: Jika website Anda lambat dibuka atau tidak responsif di HP, maka peringkat website Anda bisa turun meskipun memiliki konten yang bagus. Maka dari itu, SEO Teknis sangat krusial.

Mengapa Anda Harus Menggabungkan Ketiganya?

Setiap jenis SEO memiliki peran penting. SEO Organik membawa traffic dari pencarian umum, SEO Lokal menjangkau pelanggan di sekitar Anda, dan SEO Teknis memastikan website Anda berjalan dengan optimal. Saat ketiganya dijalankan bersama-sama, hasilnya akan jauh lebih maksimal.

Misalnya, Anda punya usaha rental mobil Makassar. Dengan SEO Organik, Anda bisa menulis artikel blog seperti โ€œtips memilih mobil sewa terbaikโ€. Dengan SEO Lokal, Anda optimalkan Google Business Profile agar muncul di pencarian โ€œrental mobil Makassarโ€. Lalu dengan SEO Teknis, Anda pastikan situs cepat dan mudah diakses di semua perangkat termasuk perangkat seluler yang digunakan sehari-hari.

Kesimpulan

Mengetahui 3 jenis SEO dan cara kerjanya adalah langkah awal yang penting untuk membangun strategi digital yang kuat dan tepat. Dengan menggunakan SEO Organik, SEO Lokal, dan SEO Teknis, Anda bisa meningkatkan visibilitas website secara menyeluruh, baik di pencarian umum maupun pencarian lokal. Masing-masing jenis SEO memiliki peran penting, dan ketika digunakan secara bersamaan, hasilnya akan jauh lebih maksimal. Jadi, jika Anda sedang membutuhkan bantuan profesional untuk mengelola SEO website secara menyeluruh, tim kami di inoridigital.com siap membantu.

Disunting oleh:ย Dinda Nastasha (27/06/2025)

Hubungi Kami

Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk menghubungi kami.

WA jasa SEO
WA jasa SEO